Oleh: kidaushusaini | Agustus 2, 2010

Membangun Kamar Mandi

Membangun Kamar Mandi

Agar tampil lebih menarik, sebuah kamar mandi harus dibarengi dengan berbagai perlengkapan yang telah didesain untuk memenuhi kebutuhan dan selera. Beberapa diantaranya adalah perlengkapan kamar mandi yang menarik dengan warna-warna yang memikat sebagai unsur dekoratif, serta fungsional seperti bathub, wastafel, closet, bidet, shower serta penunjangnya seperti cermin, handuk, perangkat perawatan rubuh, mulai dari sabun, sikat gigi, shampo, dan lain-lainnya . Dalam membangun sebuah kamar mandi, ada beberapa faktor yang harus diperhatikan.

Faktor Sehat (Higienis)

Untuk menunjang faktor higienis tersebut, usahakan semua bahan atau material, terutama lantai dan dinding harus kedap air. Dengan demikian, otomatis kamar mandi dengan mudah dapat dibersihkan. Karena kamar mandi dapat dengan mudah menghasilkan bau yang tidak enak, maka diperlukan ventilasi udara yang memadai. Usahakan sinar matahari masuk ke dalam kamar mandi, sebab dengan masuknya sinar matahari bakteri-bakteri yang ada dengan cepat akan musnah.

Faktor Kenyamanan (Comfort)

Untuk menunjang faktor ini, usahakan menggunakan warna-warna cerah. Apabila kamar mandi menggunakan warna gelap, kotoran yang melekat tidak tampak. Hal inilah yang akan membuat keadaan kamar mandi tidak sehat dan tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu tersedia sumber air yang bersih dan pembuangan air kotor dari kamar mandi harus lancar.

Faktor Keamanan (Safety)

Diusahakan baik lantai maupun bak air menggunakan material yang tidak licin. Semua material yang ada didalam kamar mandi, harus berkualitas dan kokoh, termasuk baik pemasangannya. Misalnya : pemasangan wastafel atau rak bahkan cermin harus benar dan kokoh agar aman.
Apabila hal-hal tersebut di atas diperhatikan, kamar mandi yang akan didesain , nantinya dapat memenuhi kebutuhan, serta mendukung penampilan kamar mandi Anda menjadi lebih nyaman untuk digunakan dan bersuasana menarik dengan segala bentuk dan atributnya.

Jagalah Kebersihan:

  • Bersihkan kamar mandi dengan cara menyikat lantainya agar tak berjamur. Setelah itu tambahkan larutan wangi-wangian atau pembasmi kuman.
  • Pastikan dinding keramik dan kaca kamar mandi dalam keadaan kering. Jika tidak akan muncul noda.
  • Tempat duduk dan lubang kloset harus dibersihkan tiap hari. Begitu juga lubang pembuangan air.
  • Jika memakai pemanas air segera bersihkan uap yang menempel di kaca

Masalah lain yang bisa dikembangkan adalah Anda ingin kamar mandi yang pakai bak air dengan gayungnya, memakai shower, atau menggunakan bak untuk berendam? Anda ingin lantai kamar mandi yang datar atau bertingkat-tingkat? Kalau sudah begini masalahnya, Anda sudah bisa memilah-milah bentuk atau ruang di kamar mandi. Ada untuk wilayah basah dan ada pula untuk wilayah kering.

Jika kriteria tambahan ini dapat dipenuhi, rasanya Anda dapat mempunyai kamar mandi yang cukup nyaman. Namun, apabila kenyamanan ini belum memuaskan, silakan melakukan upaya lebih, misalnya bermain dengan bahan-bahan kamar mandi yang lebih bermutu.

Untuk aksesori, dipilih yang lebih menawan. Untuk pintu dan kaca di kamar mandi, pilihlah yang lebih bermutu. Pilihan pada kualitas pada akhirnya akan membuat Anda puas karena kusen dan daun pintunya tidak mudah digerogoti rayap. Kacanya pun amat variatif dan tidak mudah pecah.

Mengenai bahan bermutu ini, ada catatan khusus. Kamar mandi berbeda dengan ruangan lain karena air yang keluar darinya adalah air yang mengandung aneka endapan dan busa. Untuk ini, air buangan kamar mandi kering meninggalkan jejak berupa bekas di lantai atau di kloset yang tidak dibersihkan secara detail sekali. Endapan ini sedikit demi sedikit baru mulai kelihatan saat sudah mulai sulit dibersihkan dengan cara biasa.

Oleh: kidaushusaini | Agustus 2, 2010

AL-QUR’AN SEBAGAI PEMBELA DI HARI AKHIRAT

Abu Umamah r.a. berkata : “Rasulullah S.A.W telah menganjurkan supaya kami semua mempelajari Al-Qur’an, setelah itu Rasulullah S.A.W memberitahu tentang kelebihan Al-Qur’an.”
Telah bersabda Rasulullah S.A.W : Belajarlah kamu akan Al-Qur’an, di akhirat nanti dia akan datang kepada ahli-ahlinya, yang mana di kala itu orang sangat memerlukannya.”
Ia akan datang dalam bentuk seindah-indahnya dan ia bertanya, ” Kenalkah kamu kepadaku?” Maka orang yang pernah membaca akan menjawab : “Siapakah kamu?”

Maka berkata Al-Qur’an : “Akulah yang kamu cintai dan kamu sanjung, dan juga telah bangun malam untukku dan kamu juga pernah membacaku di waktu siang hari.”
Kemudian berkata orang yang pernah membaca Al-Qur’an itu : “Adakah kamu Al-Qur’an?” Lalu Al-Qur’an mengakui dan menuntun orang yang pernah membaca mengadap Allah S.W.T. Lalu orang itu diberi kerajaan di tangan kanan dan kekal di tangan kirinya, kemudian dia meletakkan mahkota di atas kepalanya.
Pada kedua ayanh dan ibunya pula yang muslim diberi perhiasan yang tidak dapat ditukar dengan dunia walau berlipat ganda, sehingga keduanya bertanya : “Dari manakah kami memperolehi ini semua, pada hal amal kami tidak sampai ini?”

Lalu dijawab : “Kamu diberi ini semua kerana anak kamu telah mempelajari Al-Qur’an.”

Oleh: kidaushusaini | Juli 29, 2010

Tidak Mudah Mempertahankan Kesadaran

“Sesungguhnya yang menjadi bagianmu hanyalah sebatas

kadar kesadaranmu. Maka janganlah kamu menyembunyikan

kebaikan, sebab nanti Ia pasti akan ditampakkan.”

(Abu Bakar Ash-Shiddiq radlyallahu ‘anh)

Sari pati kesadaran adalah hidayah. Yaitu petunjuk jalan dan cahaya yang diberikan Allah kepada hamba-hamba-Nya yang dikehendaki. Secara otoritas, hidayah merupakan hak mutlak Allah SWT yang diberikan kepada siapa yang a tentukan.

Tapi hidayah juga harus didapat dengan proses pencarian. Maka kesadaran adalah hasil, tapi sekaligus juga proses.

Allah berfirman, “Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dan gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” (QS. Al-Maidah : 16).

Kalimat, “yang mengikuti keridhaan-Nya” menunjukkan bahwa hidayah itu harus dicari, diikuti, diminta dan dimohonkan. Meskipun secara otoritas adalah milik Allah SWT. Tapi harus ada keinginan dan kita untuk mendapatkannya. ltulah proses.

Dan segi proses inilah, kesadaran ada dua macama. Pertama, kesadaran pencarian. Kedua, kesadaran pencerahan. Atau, “kesadaran menuju”, dan “kesadaran kembali”. Kesadaran pencanian adalah kesadaran yang proses dan hasilnya dilakukan seseorang sebelum memulai sebuah pilihan.

Sedang kesadaran pencerahan, disebut juga kesadaran perbaikan, adalah proses dan hasil kesadaran yang dilakukan seseorang untuk kembali ke jalan yang baik.

Bagaimana kesadaran ini dapat kita lihat didunia nyata dahulu dan sekarang ini ?.

Dahulu, di kota Madinah yang mulia, kesadaran sosial mewujud pada banyak sosok. Mungkin kita pernah mendengar kisah Ali Zainal Abidin rahimahullah. Tokoh tabi’in yang terkenal karena sikap pedulinya terhadap anak yatim, fakir dan miskin dan hamba sahaya. Diriwayatkan, ia membiayai kehidupan seratus keluarga miskin. Sebagian penduduk Madinah selalu menerima bahan makanan pada malam han yang digunakan untuk menjalani hidup mereka. Tapi setelah sekian lama, mereka tidak tahu dan mana makanan itu dan siapa yang membawanya.

Tiba-tiba saja, terdengar kabar wafatnya seorang shalih Ali Zainal Abidin yang kerap disebut sebagai As Sajjad karena banyak melakukan sujud. Dan han-han penduduk miskin di Madinah pun berubah, lantaran tak ada lagi makanan yang sampai ke depan pintu mereka di malam han. Sebagian penduduk mulai bertanya-tanya, kenapa mereka tidak mendapatkan makanan lagi? Mereka pun menyimpulkan kondisi itu dengan berkata: “Kami telah kehilangan sedekah secara diam-diam, karena Ali Zainal Abidin telah meninggal d u nia”.

Ketika itu, mereka mengetahui siapa sebenarnya orang yang memberi bahan makanan kepada mereka setiap malam dahulu. Dialah Ali Zainal Abidin yang setiap malam memikul bergoni-goni makanan dan roti lalu ia membagikannya ke rumah-rumah fakir miskin, seraya berbisik kepada dirinya, “Bersedekah secara diam-diam akan memadamkan api murka Allah.”

Kesimpulan tentang kesadaran Ali Zainal Abidin terhadap kesulitan yang ia saksikan pun dipertegas lagi dengan kondisi jenazahnya. Ketika ia dimandikan, bahunya terlihat mengapal sehingga menjadi perhatian banyak orang. Dan jawabannya, adalah bekas hitam di bahunya adalah karena ia sepanjang tahun, seningnya memikul bahan makanan untuk dibagikan kepada fakir miskin.

Itu sejarah kesadaran sosial yang terjadi ratusan tahun lampau. Seorang Ali Zainal Abidin telah menempatkan dirinya sebagai pemberi yang mungkin tidak terobsesi menenima. Dia bukan terjemahan dan konsep take and give yang banyak menjadi acuan orang zaman mi, di mana memberi harus memberi efek menerima. Kalaupun ada konsep memberi dan menerima dalam hati orang shalih seperti Ali Zainal Abidin, maka ia menerima hanya balasan yang Allah berikan kepadanya. Ya, seperti yang terlantun dan lisannya, “Agar Allah swt menghindarinya dan api kemurkaan.”

125. Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. dan Barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya[503], niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

[503] Disesatkan Allah berarti: bahwa orang itu sesat berhubung keingkarannya dan tidak mau memahami petunjuk-petunjuk Allah. dalam ayat ini, karena mereka itu ingkar dan tidak mau memahami apa sebabnya Allah menjadikan nyamuk sebagai perumpamaan, Maka mereka itu menjadi sesat.

Kesadaran ini dapat kita lihat pada diri kita sendiri :

  1. Kesadaran pada diri kita ketika menghadapi proses kenaikan kelas tahun pelajaran lalu
  2. Kesadaran pada diri kita pada saat kita melewati seleksi PPDB tahun 2010
  3. Kesadaran kita ketika menghadapi perubahan hidup
  4. dll

Sunggu semua ini dapat kita dapati dalam kehidupan kita.

Selain itu, Allah juga akan menambahkan kepada orang yang telah memllih kesadaran itu, petunjuk tambahan.

“Dan orang-orang yang mendapat petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan kepada mereka (balasan) ketakwaannya.” (QS. Muhammad: 47).

Oleh: kidaushusaini | Juli 11, 2010

KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU

MENGAJAK KEPADA KEBAIKAN DAN
KEUTAMAAN MENUNTUT ILMU

Allah berfirman:

“Katakanlah: Adakah samaa orang-orang yang berilmu dengan orang-orang yang tidak berilmu  ? (QS. Az-Zumar (39):  9)

Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al-Mujadalah : 11)

Oleh: kidaushusaini | Juli 9, 2010

Ragam Material Dinding

A. Dinding Bata Merah

Ukuran umumnya : tebal 3-5 cm, lebar 7-11 cm dan panjang 17-22 cm dan berat 3 kg/biji.

Jumlah kebutuhan Bahan Untuk 1 meter persegi pasangan Bata Merah

Perbandingan

Semen                      Pasir                         Semen                         Pasir (Meter Kubik)

1                 :                  2                              0,38 zak                     0.038

1                 :                  3                              0,29 zak                     0,043

1                 :                  4                              0,23 zak                     0,046

1                 :                   5                             0,19 zak                     0,048

Kelebihan dan kekurangan Bata Mera

Kelebihan :

  1. Kedap Air
  2. Keretakan relatif jarang
  3. Kuat dan tahan gempa
  4. penggunaan rangka beton lebih luas 9 – 12 meter persegi

Kekurangan :

  1. Waktu pemasangan lama
  2. Biaya tinggi
Oleh: kidaushusaini | Juli 8, 2010

Download Al-Qur’an MP3 (Al-Fatiha)

Downlaod S. AlFatihah
http://www.ziddu.com/download/10610634/1_1.MP3.html

Oleh: kidaushusaini | Juli 2, 2010

Desain Kamar Tidur

Kamar tidur merupakan ruangan yang paling didesain dibandingkan dengan ruangan-ruangan lainnya. Banyak orang percaya bahwa kamar tidur harus penuh dengan ketenangan dan nyaman. Warna-warna yang terlalu terang tidak direkomendasikan sebab warna-warna yang terlalu terang tidak memberikan kesan yang menenangkan. Warna-warna yang paling cocok untuk kamar tidur lebih cenderung ke warna-warna yang lebih netral dan hangat.

Langkah pertama untuk mendekorasi kamar tidur, pilih warna kamar yang diinginkan. Jangan lupa untuk memilih warna yang lebih menenangkan. Setelah memutuskan warnanya, Anda harus siap untuk memilih furnitur yang cocok dengan keinginan dan sesuai dengan temanya. Untuk mendekorasi dinding kamar tidur, Anda bisa memilih foto atau lukisan yang ukuran besar untuk menghasilkan suasana yang unik. Selain memamerkan foto atau lukisan, Anda juga bisa mendekorasi kamar dinding dengan menggunakan wallpaper yang bermotif untuk menambahkan kesan mewah.

Setelah memutuskan warna dan dekorasi dinding, yang anda harus perhatikan adalah lantai. Secara umum jangan memilih bahan seperti jubinm granit atau marmer. Itu karena anda tidak ingin bangun dari tidur dengan kaki menyentuh lantai yang dingin sekali. Bahan yang sering digunakan zaman sekarang adalah kayu atau karpet. Karpet memberikan kesan lebih hangat dan lembut. Karpet juga bisa menjadikan suasana dalam kamar tidur merasa lebih nyaman. Lantai berbahan kayu kini menjadi semakin popular untuk menjadi bahan untuk kamar tidur. Selain daripada lebih gampang dirawat, lantai kayu juga lebih murah dan mempunyai lebih pilihan warna.

Oleh: kidaushusaini | Juli 1, 2010

Suasana SMKN 35 Jakarta

Suasana SMKN 35 Jakarta yang dilihat dari dalam tentunya akan sangat terlihat mencirikan sebagai berikut :

  • Penuh nilai kekeluargaan
  • Penuh nilai dinamis dan demokrasi
  • Penuh nilai pendidikan norma dan akhlak
  • Penuh dengan nilai kinerja dan pembinaan ilmu

Semoga SMKN 35 Jakarta tambah maju.

Ada beberapa hal yang harus dikembangkan antara lain :

  • Pengembangan sikap dan managemen sekolah yang lebih terbuka untuk kemajuan sekolah
  • Mengembangkan peralatan dan pengembangan sarana sekolah yang lebih baik
  • Meningkatkan sikap disiplin pada semua komponen sekolah bagi semua civitas akademika SMKN 35 Jakarta

Kegiatan SMKN 35 Jakarta

  • Tes Kerja Di Plaza Toyota

Kategori